Contact Us

Name

Email *

Message *

5 Lokasi Perumahan Yang Tidak Menjual

5 Lokasi Perumahan Yang Tidak Menjual

Ada 5 alasan mengapa saya memutuskan untuk membeli sebuah rumah. Apakah itu? Alasan pertama lokasi.  Kedua apa? Lokasi. Ketiga lokasi, dan sampai yang kelima adalah lokasi. Itulah mengapa lokasi menjadi sangat vital dalam pemilihan sebuah rumah. Baik itu rumah komersil maupun rumah subsidi.

5 Lokasi Perumahan Yang Tidak Menjual
5 Lokasi Perumahan Yang Tidak Menjual
Jika Anda berniat menginvestasikan uang Anda dalam dunia properti khususnya properti-properti kelas bawah seperti rumah-rumah BTN lokasi harus benar-benar menjadi perhatian. Pertama, jangan memilih lokasi yang rawan banjir. Lokasi perumahan yang kebanjiran di musim hujan biasanya mempunyai nilai investasi buruk. Hal ini dikarenakan orang akan enggan untuk membeli karena mereka tentu tak mau kebanjiran.

Kedua, jangan membeli rumah yang lokasinya dekat sutet. Meskipun telah banyak aturan yang menyebutkan radius 500 meter dari sutet harus bersih dari perumahan nyatanya masih banyak pengembang yang tidak mengindahkan hal itu. Gelombang sutet dipercaya meberikan dampak buruk bagi penghuni di sekitarnya. Kesehatan menjadi alas an utama mengapa tinggal di dekat sutet dianggap berbahaya.

Ketiga, perumahan yang masuk gang sempit. Akses jalan sangat menentukan harga jual rumah yang Anda beli. Jika untuk masuk kendaraan roda empat saja tidak bisa ,hal apa yang bisa Anda jual kepada orang mengenai rumah Anda. Selain itu, perumahan yang terletak di gang sempit juga menyulitkan Anda untuk mobile.

Keempat, perumahan dekat dengan makam. Baik itu makam pribadi maupun makam desa. Selain faktor mistis yang mengakar kuat dalam masyarakat Indonesia, rumah yang berada dekat makam memiliki energy yang kurang bagus. Bagi sebagian orang, makam juga mempengaruhi kondisi tanah, air, dan unsur-unsur lain di rumah Anda yng sifatnya negatif. Pastinya, ketika Anda berniat menjualnya kembali bersiaplah kesulitan mencari calon pembeli.

Kelima, Daerah kumuh dan bercampur dengan permukiman warga pribumi. Perumahan yang berada bersama dengan permukiman masyarakat pribumi biasanya banyak masalah. Menurut pengalaman, banyak warga perumahan yang mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan seperti pemerasan. Di samping itu, perumahan tersebut juga rawan akan terjadinya pencurian. 



Back To Top