Contact Us

Name

Email *

Message *

Pasif Income Dari Bisnis Kontrakan

Pasif Income Dari Bisnis Kontrakan

Apa pekerjaan Anda sekarang? Jika seandainya Anda sudah tak bisa lagi bekerja masihkah Anda memperoleh pemasukan atau gaji? Pernahkah terpikir oleh Anda bagaimana Anda akan memenuhi kebutuhan hidup Anda jika Anda tua nanti dan tidak lagi bisa bekerja? Atau pernahkah Anda berpikir bagaimana Anda mendapatkan uang jika seandainya penyakit atau musibah tiba-tiba menimpa Anda hingga membuat Anda tak bisa lagi bekerja?

Pasif Income Dari Bisnis Kontrakan
Pasif Income Dari Bisnis Kontrakan

Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti. Tapi hal-hal buruk tersebut tidaklah mustahil untuk terjadi pada diri setiap manusia. Maka demi mengantisipasi dampak kemiskinan dan kemelaratan dari hal buruk tersebut kita perlu mempersiapkan strategi untuk menghadapinya. Strategi yang paling jitu adalah dengan mulai menggeluti bisnis yang menghasilkan pendapatan terus-menerus tanpa perlu bekerja, atau lebih dikenal dengan bisnis pasif income. Salah satunya adalah bisnis kontrakan.

Bisnis kontrakan ini modalnya hanya sekali, yaitu hanya untuk membangun atau membeli rumah kontrakannya saja. Tetapi pemasukan darinya bisa diperoleh terus-menerus. Mengelolanya pun juga tak sulit. Paling cuma soal memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil kontrakan dan menagih uang sewanya saja. Jika Anda berhalangan Anda bisa minta tolong orangtua/istri/suami/anak Anda. Itu bila jumlah kontrakannya dalam skala kecil. Bila jumlah kontrakannya dalam skala besar, kemungkinan Anda butuh jasa orang lain untuk menagih uang sewa, mengontrol ketertiban, kebersihan, keamanan, dll. Meski begitu, tak akan mengurangi pendapatan Anda, sebab semakin banyak jumlah kontrakannya penghasilan yang Anda dapatkan pun akan semakin banyak pula. Perhatikan contoh perhitungan pasif income dari bisnis kontrakan berikut!

Biaya sewa kontrakan per petak rata-rata Rp.350.000/bulan (listrik dan air ditanggung penyewa)
Jika Anda punya 10 kontrakan berarti, Rp.350.000 x 10 = Rp.3.500.000/bulan, yaitu sama dengan Rp.42.000.000/tahun. Itu baru skala kecil. Bayangkan bila Anda punya 20 - 30 kontrakan! Anda bisa memperoleh penghasilan sampai Rp.10.500.000/bulan, yaitu sama dengan Rp.126.000.000/tahun.

Bagaimana? Sangat menggiurkan, bukan? Jika Anda tertarik untuk mencobanya, Anda tak perlu terlalu memusingkan modal, Anda bisa memulainya dari 3 - 5 rumah dulu.



Back To Top